Jumat, 12 Januari 2018

Apa itu Bisnis Dropship

foto : woocommercedropshipplugins.com
Apa itu Bisnis Dropship dan Mindset cara Kerjanya

Hay sobat pada saat ini saya akan menjelaskan tentang dropship secara umum. Untuk yang sudah tau anggap aja ini sebagai pengingat. Dan untuk sobat yang belum paham apa itu model bisnis dropshipping ini maka disini penjelasannya.
Mindset!

Sebelumnya kita harus membenarkan mindset kita, menyamakan mindset kita. karena bisnis apapun gak ada yg namanya cepat kaya. Gak ada bisnis instant, semua butuh proses. Bisnis ini pun juga seperti itu. Kalau saat ini sobat punya pikiran pengen cepat kaya, buang sekarang!.

Saya kasih tau sama sobat, bisnis ini sangat membosankan kalau terlalu berharap besar dengan hasilnya. Bisnis ini butuh proses bertahap, gak yang bim salabim jalan sendiri.

Dan model bisnis dropshipping adalah model bisnis dimana kita langsung berhubungan dengan pembeli / konsumen. Sobat sudah pasti tau sikap dan sifat setiap orang berbeda. Sabar adalah kuncinya. Nantinya sobat bakal ketemu dengan banyak tipe konsumen, ada yang bawel, banyak tanya, jutek, bahkan akhirnya PHP alias nggk beli. Kamprer ? Banget.. Tapi memang harus diatasi, itu salah satu problem bisnis yg langsung berhubungan dengan konsumen.

So, kalau sampai sini ngerasa model bisnis ini gak cocok mending stop saat ini juga. Percuma dipaksain, nantinya bisnis bakalan ancur karena gak sesuai dengan minat. Buat yang memang mantap memilih model bisnis ini, ayo kita lanjut.

Apa itu dropshipping?
Dropshipping merupakan sebuah model bisnis dimana seorang dropshipper (kita) menjual sebuah barang yang didapatkan dari supplier dan sebagai dropshipper kita menjual barang dengan menggunakan foto produk yang didapatkan dan atas izin dari supplier.

Kemudian barang yang dijual tadi harganya sudah melalui kesepatakan antara dropshipper dan supplier. Dan ketika ada pembelian, supplier akan mengirimkan barang pesanan konsumen ke alamat konsumen dengan menggunakan nama/identitas kita.

Bedanya dropshipping dengan reseller apa? dari katanya aja udah ketauan, reseller artinya adalah menjual kembali. kalo reseller, kita beli produk dalam jumlah tertentu terus dijual lagi.

Sedangkan dropship, kita gak perlu beli produknya. cukup daftar ke supplier, terus bisa dapet harga dropshipper. cuman kadang suppliernya sendiri gak paham bedanya dropship ama reseller, makanya kadang ada yang make nama 'reseller tanpa modal'.

Biasanya ketika sobat nanti menjadi drophsiper dari sebuah supplier produk, akan diberi harga spesial untuk dropship. Ada selisih harga antara harga konsumen dan harga drophsipper. Kisaran 10.000 - 50.000, tergantung produk dan ketentuan dari suppliernya.

Misal harga kaos dari suplier 100rb, dan harga untuk dropshipper Rp.65.000. Ada selisih Rp 35.000, itulah keuntungan kita (dropshiper). prosesnya seperti ini.. Contoh kita mau jual kaos. Kemudian kita cari supplier (pemilik barang) yang menjual kaos. Kemudian kita mulai menjual kaos dari supplier, dengan menggunakan foto dari supllier dan dengan harga yang sudah ditentukan untuk dropshipper.

Ketika ada pembelian, konsumen bukan mentransfer uang ke supplier, namun kepada kita sebagai dropshipper. Seakan-akan kita adalah pemilik langsung barang tersebut

Setelah pelanggan mentransfer uang ke rekening kita sebagai dropshipper, kita membayar kepada supplier sesuai dengan harga khusus dropshipper (ditambah dengan ongkos kirim ke pelanggan) serta memberikan data-data pelanggan (nama, alamat, no. ponsel) kepada supplier. Barang yang dipesan akan dikirim oleh supplier ke pelanggan/pembeli.

Misal harga sepatu futsal adidas untuk konsumen Rp290.000, Harga untuk drophipper Rp240.000. Yg kita transfer ke supplier adalah 240.000 + ongkos kirim dari kota supplier ke kota konsumen. Sisanya yang 50.000 jadi milik kita, itulah keuntungan kita.

Untuk lebhi jelasnya sobat bisa liat ilustrasi dibawah ini
Veteran bisnis model dropship
Secara umum, model kerjasama antara dropshipper dengan supplier ada 2 macam :
Pertama, supplier memberikan harga ke dropshipper, kemudian dropshipper dapat menjual barang kepada konsumen dengan harga yang ditetapkan si dropshipper sendiri, sesuai keuntungan yang telah ditetapkan si dropshipper tersebut. So, dropshiper ini menjual barang sesuai harga yang ditetapkannya sendiri.

Kedua, harga sejak awal sudah ditetapkan oleh supplier, termasuk besaran komisi untuk dropshipper bagi setiap barang yang terjual.

Beberapa tips untuk Sobat yang menjalankan Dropship ini :

1. Pilihlah produk yang sesuai dengan minat sobat sukai. Jangan karena ngikut teman lainnya. Karena dengan milih produk yang disenangi akan lebih gampang ngejelasin spesifikasi produk ke konsumen.

2. Pilih supplier yang terpercaya. Cari supplier yang punya reputasi bagus, jangan sekedar di lihat besarnya selisih harga dan besarnya keuntungan yang bakal didapatkan. Percuma dapet supplier yang kasih harga jauh dibawah pasaran, tapi kualitas barangnya gak sesuai gambar atau malah suppliernya penipu.

3. Paham produk yang dipasarkan. Ini berkaitan dengan point nomer 1 tadi, soal minat. Karena kita harus tau jelas informasi terkait produk yang sobat promosikan/jual. Kadang pembeli juga bertanya soal detil produk yang di jual tersebut.

Bisnis ini bukan bisnis tanpa modal, bisnis ini tetap butuh modal. Hanya saja modal yang diperlukan minim.

4. Begini cara Riset Produk dan Suplier di Tokopedia, tutorialnya ada disini Riset Produk

Terakhir Jika sobat serius ingin menjadi veteran Dropshipper dengan Omset Jutaan bahkan Milyaran, pahami juga etika menjadi seorang dropshiper, klik TRIK LARIS DROPSHIP

Artikel Terkait